Facebook mengumumkan akses baru bagi para pengguna ponsel yang ingin menggunakan Facebook tanpa harus membayar biaya akses {data|knowledge|information}, {0|zero}.{facebook|fb}.com. Dengan akses ini {user|consumer|person} bisa masuk ke situs Facebook dari ponsel secara {gratis|free of charge}, menikmati fitur yang ada di Facebook, dan menikmati kecepatan akses yang lebih cepat, karena {0|zero}.{facebook|fb}.com memang dibuat dengan tujuan untuk kecepatan.

{0|zero}.{facebook|fb}.com sepertinya menjadi semacam akses baru untuk Facebook versi ringan dan jawaban dari penutupan Facebook Lite beberapa waktu lalu serta langkah lebih lanjut dari pengumuman Facebook Zero bulan Februari lalu. o.{facebook|fb}.com bekerja sama dengan lebih dari 50 operator dari {45|forty five} negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Setidaknya saat ini ada {3|three} operator yang memberikan fasilitas akses {gratis|free of charge} Facebook ini, yaitu {3|three}, Telkomsel, dan Axis, serta menyusul XL.

Ada dua keunggulan yang diberikan {0|zero}.{facebook|fb}.com (Facebook {0|zero}), yaitu kecepatan serta {gratis|free of charge}. Dengan mengakses Facebook {0|zero} anda bisa menikmati berbagai fasilitas Facebook seperti, {update|replace} {status|standing}, membaca News Feeds, memberikan komentar atau sekedar ‘Like’ suatu hal, mengirimkan dan membalas pesan, menulis di Wall relasi anda, dan berbagai fasilitas yang bisa didapatkan di Facebook.com, tetapi untuk mempercepat akses, {0|zero}.{facebook|fb}.com tidak menampilkan foto secara langsung, anda harus melakukan klik atas foto tersebut untuk melihatnya, dan jika anda melakukan ini maka anda akan dikenakan biaya akses {data|knowledge|information}.

Dan satu keunggulan satu lagi, semua akses ke Facebook {0|zero}, {gratis|free of charge}. Dengan kolaborasi bersama berbagai operator, Facebook {0|zero} bisa diakses secara {gratis|free of charge} tanpa dikenakan biaya, {user|consumer|person} akan dikenakan biaya jika mereka mengakses foto atau mengakses situs lain dan keluar dari {0|zero}.{facebook|fb}.com, misalnya {link|hyperlink} dari relasi anda di Facebook. Akan ada notifikasi yang berisi keterangan tentang pengenaan biaya, setiap kali {user|consumer|person} keluar dari {0|zero}.{facebook|fb}.com.

Mengingat promosi bundling Facebook dan operator atau vendor ponsel sangat gencar, dan {user|consumer|person} kita sudah addicted dengan Facebook, mungkin langkah ini tidak akan terlalu berpengaruh, apalagi bagi mereka yang sudah biasa mengakses Facebook versi {mobile|cellular|cell} atau touchscreen dan menggunakan Opera Mobile yang bisa mengkompres {data|knowledge|information} sehingga biayanya bisa lebih murah, tapi agaknya para operator serta juga Facebook lebih mengincar para pengguna baru di berbagai negara, khususnya Indonesia, yang pangsa pasarnya masih terbuka lebar, dan imej {gratis|free of charge}, yang sangat disukai oleh {user|consumer|person} negara ini, akan bisa menarik {user|consumer|person} baru lebih banyak lagi.

Apalagi lagi kini berita tentang masalah privasi, cukup gencar menghantam Facebook, serta kabar tentang berbagai social {network|community} baru yang mungkin segera muncul sebagai ‘perlawanan’ atas privasi Facebook yang memusingkan itu. Bisa jadi peluncuran akses {gratis|free of charge} ini adalah strategi untuk tetap memberikan tambahan {user|consumer|person} (baru) bagi Facebook, karena mereka mungkin akan kehilangan beberapa {user|consumer|person} yang {men|males}-deactivate akun Facebook mereka, meskipun jumlahnya tidak seberapa dibandingkan jumlah {total|complete|whole} {user|consumer|person} Facebook.

Sayangnya operator saya belum memberikan layanan akses {gratis|free of charge} ini, jadi berikut tampilan screenshot yang saya ambil dari {blog|weblog} Facebook.

Berikut daftar operator dan wilayah negara yang telah memberikan layanan {0|zero}.{facebook|fb}.com.

Dan berikut daftar operator akan segera memberikan layanan {0|zero}.{facebook|fb}.com: Telstra in Australia, Movistar in El Salvador, SFR in France, XL in Indonesia, DiGi in Malaysia, Telecom NZ in New Zealand, SMART {in the|within the} Philippines, Vodafone in Qatar, Digicel in Suriname and Trinidad and Tobago, {3|three} {in the|within the} UK, and MTN in Cameroon and Guinea Conakry.

Bagaimana pendapat anda, apakah {0|zero}.{facebook|fb}.com ini akan laku di pasar Indonesia? Apakah ini merupakan langkah Facebook dalam rangaka menambah {user|consumer|person} di Indonesia? Atau ini akan menjadi layanan Facebook yang hanya bertahan sebentar dan akan kembali ditutup? Mari share pendapat anda pada kolom komentar.