Bagi para bikers sejati, selain bermanfaat tuk sehatkan tubuh, bersepeda tergolong olahraga yang menggembirakan, badan sehat hati pun riang. Jika diperhatikan seksama, lihatlah ekspresi wajah orang-orang yang bersepeda di jalanan, terlihat bahagia tanpa beban. Hal ini merupakan salah satu contoh simpel, bagaimana orang bahagia karena terhindar dari macet, yang mungkin terjadi ketika mengendarai mobil.

Saat ini, bersepeda sudah menjadi trend masyarakat Indonesia. Jika dulu, momen Car Free Day banyak dimanfaatkan pegiat atletik, kini disemarakkan oleh bikers atau yang biasa disebut Gowes. Bahkan tak sedikit yang kemudian membentuk sebuah komunitas sepeda yang beraneka ragam genre-nya.

Di kota-kota besar seperti Jakarta, jalan raya sudah memiliki rute atau jalur sepeda lho, jadi lebih aman karena tidak diganggu oleh transportasi besar lainnya. Meski demikian, pada kenyataannya, gowes tidak melulu di jalan raya. Sudah banyak orang yang beralih rute ke pantai, bukit, dan persawahan yang memiliki medan tidak biasa. Katanya, lebih menantang.

Terlepas dari anggapan bahwa banyak orang hanya ikut-ikutan trend, bersepeda memang memiliki banyak sekali bagi kita. Eh, bukan hanya perihal kesehatan. Bersepeda ternyata menyimpan ragam manfaat lainnya lho. Penasaran apa saja manfaat bersepeda?

Bebas Macet

Di kota-kota besar, kemacetan seolah menjadi pemandangan wajar. Berangkat ke kantor, sekolah, bahkan pasar, seringkali terhadang oleh jalanan yang padat. Beragam cara dilakukan pemerintah rasanya belum efektif untuk mengurai kemacetan.

Well, tetapi bagi pengguna sepeda, macet bukan jadi soal. Mungkin mobil dan motor akan padat merayap. Tapi, dengan sepeda, kemacetan bisa ditangai dengan baik. Tentu saja, sepeda memungkinkan kita untuk meliuk-liuk di sudut sempit melewati kemacetam. Dengan demikian, kita tak perlu takut telat karena macet di jalanan.

Hemat Uang

Kalau mau itung-itungan, jelaslah sepeda bisa menghemat pengeluaran kita. Silahkan hitung, berapa pengeluaran harian untuk membeli bahan bakar kendaraan. Apalagi jika kita rutin bepergian ke kantor setiap harinya. Misal, sehari 10 ribu saja, maka sebulan kita sudah menghabiskan uang 300 ribu untuk biaya asap keluar dari knalpot. Maka sebaliknya, dengan sepeda, kita bisa berhemat 300 ribu setiap bulannya, bukan?

Mengurangi Depresi

Sebagaimana pengantar yang kutulis di atas, sebuah fakta menarik bahwa bersepeda mampu membuat orang lebih riang, alias mengurangi depresi. Pagi hari, udara masih segar, para biker berkumpul di satu titik, kemudian menuju titik finish. Di perjalanan, lihatlah wajah riang mereka, seolah semua masalah tiada didera sama sekali. Kemudian usai finish, mereka melepas salam dengan penuh kegembiraan.

Belum lagi apabila para bikers mengambil rute di alam bebas. Pegunungan, jalur tepi pantai, ataupun persawahan. Alam terasa dekat dengan diri, mendekat erat melepaskan penat. Keren, bukan?

Mengurangi Penyakit Degeneratif

Sebagaimana atletik, bersepeda juga memiliki manfaat yang dahsyat bagi kesehatan kita. Menurut riset, bersepeda secara rutin bisa menjaga kondisi kesehatan jantung, membakar lemak tuk cegah kolesterol, dan lain sebagainya. Yang dimaksud rutin di sini, tetap pada tahap wajah sesuai kekuatan tubuh, tidak boleh diforsir secara berlebihan.

Mendapatkan Tubuh Ideal

Bagi kalian yang ingin memperoleh tubuh ramping nan ideal, bersepeda bisa menjadi salah satu pilihan paling menyenangkan. Meski tidak se-efektif berlari, bersepeda pun ampuh menurunkan berat badan. Dengan bersepeda, metabolisme tubub menjadi lancar. Selain itu, proses menggenjot pedal sepeda sangat efektif untuk membentuk otot tubuh, terutama pada kaki. Dengan demikian, bukan hanya berat badan turun, tetapi tubuh menjadi berotot serta energik.

Dengan ragam manfaat tersebut, sudahkah Anda tertarik untuk bersepeda? Salam mancal, sobat sekalian!